Puri Denpasar kini memang sudah tidak ada lagi. Namun, untuk dapat mengetahui denahnya, dapat dirujuk beberapa referensi. Di buku "Gegevens Betreffende De Zelfstandige Rijkjes op Bali" yang diterbitkan Landsdrukkerij di Batavia pada 1906, antara lain ada ketahui data-data mengenai Kerajaan Badung, khususnya yang menyangkut Puri Denpasar. Di buku ini antara lain ada denah global Puri Denpasar dan luasnya sekitar 35.000 m2, serta Peta Kota Denpasar 1906.
Referensi lain, ada di buku "Kidung Puputan Badung" (Bandana Pralaya) karya AA Alit Konta. Pada Bab IV buku ini ada uraian tentang struktur ruang Puri Agung Denpasar dengan menggunakan Pupuh Pangkur. Di buku ini disebutkan bahwa Puri Denpasar memiliki 9 paleban (zone ruang). Paleban yang berisi pintu gerbang (pemedal) atau pintu utama (kori agung) disebut juga wijil atau mijil. Zona yang ada mijil-nya adalah di zona barat daya, selatan, dan tengah.
Tampilkan postingan dengan label Puri Denpasar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puri Denpasar. Tampilkan semua postingan
Minggu, 17 Januari 2010
Selasa, 05 Januari 2010
Puri Agung Denpasar berdasarkan Referensi Buku
Puri Denpasar kini memang sudah tidak ada lagi. Namun, untuk dapat mengetahui denahnya, dapat dirujuk beberapa referensi. Di buku "Gegevens Betreffende De Zelfstandige Rijkjes op Bali" yang diterbitkan Landsdrukkerij di Batavia pada 1906, antara lain ada ketahui data-data mengenai Kerajaan Badung, khususnya yang menyangkut Puri Denpasar. Di buku ini antara lain ada denah global Puri Denpasar dan luasnya sekitar 35.000 m2, serta Peta Kota Denpasar 1906.
Referensi lain, ada di buku "Kidung Puputan Badung" (Bandana Pralaya) karya AA Alit Konta. Pada Bab IV buku ini ada uraian tentang struktur ruang Puri Agung Denpasar dengan menggunakan Pupuh Pangkur. Di buku ini disebutkan bahwa Puri Denpasar memiliki 9 paleban (zone ruang). Paleban yang berisi pintu gerbang (pemedal) atau pintu utama (kori agung) disebut juga wijil atau mijil. Zona yang ada mijil-nya adalah di zona barat daya, selatan, dan tengah.
Referensi lain, ada di buku "Kidung Puputan Badung" (Bandana Pralaya) karya AA Alit Konta. Pada Bab IV buku ini ada uraian tentang struktur ruang Puri Agung Denpasar dengan menggunakan Pupuh Pangkur. Di buku ini disebutkan bahwa Puri Denpasar memiliki 9 paleban (zone ruang). Paleban yang berisi pintu gerbang (pemedal) atau pintu utama (kori agung) disebut juga wijil atau mijil. Zona yang ada mijil-nya adalah di zona barat daya, selatan, dan tengah.
Langganan:
Postingan (Atom)
